Profil Teknik Metalurgi ITB

Teknik Metalurgi adalah bidang ilmu yang menggunakan prinsip-prinsip keilmuan fisika, matematika dan kimia serta proses enjiniring untuk menjelaskan secara terperinci dan mendalam fenomena-fenomena proses pengolahan mineral (termasuk pengolahan batubara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, fenomena-fenomena proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam. Ketiga ilmu dasar sains digunakan dalam mengembangkan tiga sektor dasar dalam Body Knowledge Metalurgi yang meliputi Metalurgi Kimia, Metalurgi Fisika dan Enjiniring Proses.

Lingkup bidang metalurgi ini sedemikian luas, dimulai dari pengolahan bahan galian, ekstraksi logam dan pemurniannya, pembentukan dan perlakuan panas logam, teknologi perancangan dan pengoperasian sistem-sistem metalurgi hingga fenomena kegagalan struktur logam akibat beban mekanik dan degradasi logam akibat berinteraksi dengan lingkungannya termasuk pengendaliannya, serta teknologi daur ulang. Oleh karena itu dalam pengembangannya di Institut Teknologi Bandung, bidang keilmuan metalurgi ini dikembangkan dengan melibatkan topik-topik dasar tersebut diatas secara terintegrasi dalam jabaran kurikulum.

Kurikulum Program Studi Teknik Metalurgi didisain untuk menyediakan sarjana metalurgi dengan kompetensi sebagai berikut :

  1. Pemahaman dan keterlibatan atas etika profesional, integritas, dan tanggung jawab.
  2. Sadar akan kebutuhan dan keterlibatan untuk belajar secara mandiri dan selama seumur hidup.
  3. Mampu untuk menerapkan pengetahuan matematika, ilmu pengetahuan alam, dan rekayasa.
  4. Pengetahuan dan kemampuan untuk mengolah mineral, mengolah dan meningkatkan kualitas batubara, mengekstrak dan memurnikan logam, mendaur ulang logam, memadukan logam, membentuk logam, melakukan perlakuan panas, dan mengendalikan korosi.
  5. Mampu untuk mengidentifikasi, memformulasi, dan menyelesaikan permasalahan keteknikan dalam batasan-batasan tertentu.
  6. Mampu untuk merancang pabrik pengolahan mineral, pabrik pencucian dan pengolahan batubara, pabrik ekstraksi metalurgi, dan perancangan paduan logam.
  7. Mampu untuk merencanakan dan melakukan percobaan dan menggunakan teknik terkini untuk menyelesaikan permasalahan keteknikan dan yang berhubungan dengan keahlian.
  8. Mengetahui dan memahami mengenai peran keinsinyuran dalam lingkup global, ekonomi, ekologi, dan sosial.
  9. Mampu berkomunikasi meliputi presentasi, menulis laporan, dan berdebat.
  10. Mampu bekerja dalam tim.